KULINTANG—MAN Temanggung
MATAMUDA (Masa Ta’aruf Murid Baru Madrasah) merupakan rangkaian kegiatan penyambutan peserta didik baru MAN Temanggung Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu peserta didik mengenal serta beradaptasi dengan lingkungan madrasah, baik dari segi budaya, tata tertib, maupun kehidupan akademik. MATAMUDA diselenggarakan melalui beberapa rangkaian kegiatan yang dimulai dari pra-acara pada Sabtu [11/07/2026], kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan utama pada Senin-Jum’at [13-17/07/2026].
Pra-acara MATAMUDA dilaksanakan pada Sabtu, 11 Juli 2026. Pada kegiatan ini, peserta didik baru menerima pembagian kelas yang telah ditentukan oleh panitia dan dewan guru. Selain itu, mereka juga berkesempatan untuk berkenalan dengan wali kelas serta kakak pendamping yang akan mendampingi dan membimbing mereka selama rangkaian kegiatan MATAMUDA berlangsung. Momen ini menjadi langkah awal bagi peserta didik baru untuk mulai membangun kedekatan dengan lingkungan madrasah sekaligus menumbuhkan rasa nyaman sebelum memasuki kegiatan inti.
Memasuki hari pertama pelaksanaan MATAMUDA pada Senin, 13 Juli 2026, peserta didik baru hadir di madrasah sejak pukul 07.00 WIB dengan penuh semangat dan antusiasme. Sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan MATAMUDA, seluruh peserta mengikuti upacara pembukaan yang berlangsung dengan khidmat. Upacara ini menjadi simbol awal perjalanan peserta didik baru dalam mengenal lingkungan madrasah, menumbuhkan semangat belajar, serta mempersiapkan diri untuk mengikuti berbagai kegiatan selama beberapa hari ke depan.
Usai upacara pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi sosialisasi oleh Forum Anak Temanggung. Pada sesi ini, peserta didik diajak memahami pentingnya membangun karakter, menjauhi perilaku berisiko, serta menyadari konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan.
Salah satu pemateri menyampaikan sebuah kisah nyata sebagai pengingat bagi para peserta. “Ada siswa yg dilarang mengikuti ujian karena meminum minuman keras, bapak ibunya bersusah payah meminta tolong sana sini agar anaknya bisa mengikuti ujian,” tuturnya. Melalui contoh tersebut, pemateri mengajak peserta didik untuk senantiasa menjaga perilaku dan mengambil keputusan yang bertanggung jawab demi masa depan mereka. Kemudian Kegiatan dilanjutkan dengan energizer dan pemberian materi oleh guru di kelas.
Memasuki hari kedua, Selasa, 14 Juli 2026, kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti seluruh peserta didik baru. Setelah apel, rangkaian MATAMUDA dilanjutkan dengan penyampaian materi Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang dipandu oleh personel Koramil. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bergantian dalam tiga sesi agar seluruh peserta memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan secara optimal.
Sementara itu, kelas yang belum mendapat giliran maupun yang telah menyelesaikan sesi PBB tetap mengikuti materi pembinaan di dalam kelas bersama guru. Dengan pembagian kegiatan ini, seluruh peserta didik tetap memperoleh bekal pengetahuan dan pengalaman yang seimbang, baik melalui pelatihan kedisiplinan di lapangan maupun pembelajaran di ruang kelas.
Kegiatan MATAMUDA pada Rabu, 15 Juli 2026, diawali dengan apel pagi sebagaimana hari-hari sebelumnya. Selanjutnya, peserta didik baru mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan secara bergantian untuk setiap kelas. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan peserta didik sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Di sela-sela pelaksanaan CKG, setiap kelas juga dijadwalkan mengunjungi Perpustakaan Gibraltar. Pada kesempatan tersebut, peserta didik melakukan sesi foto untuk pembuatan kartu anggota perpustakaan serta mendapatkan pengenalan mengenai fasilitas dan layanan yang tersedia. Staf perpustakaan turut memperkenalkan KULINTANG (Komunitas Literasi Perpustakaan Gibraltar MAN Temanggung) sebagai wadah bagi peserta didik yang ingin mengembangkan minat dan bakat di bidang literasi, kepenulisan, dan jurnalistik.
Sementara itu, waktu di luar jadwal CKG dan kunjungan perpustakaan dimanfaatkan untuk mengikuti berbagai materi pembinaan yang disampaikan oleh guru di dalam kelas. Dengan demikian, seluruh rangkaian kegiatan hari ketiga tetap berlangsung efektif dan memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi peserta didik baru.
Memasuki Kamis, 16 Juli 2026, rangkaian MATAMUDA diawali dengan apel pagi yang kemudian dilanjutkan dengan senam sehat dan sarapan bersama. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian madrasah terhadap kebiasaan sebagian peserta didik yang masih sering melewatkan sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diharapkan memahami pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi sebagai bekal menjalani proses pembelajaran.
Setelah itu, peserta didik mengikuti fun game yang menjadi salah satu kegiatan paling dinantikan. Permainan dilaksanakan melalui beberapa pos yang tersebar di berbagai sudut madrasah. Setiap regu dibekali sebuah denah kosong yang harus mereka lengkapi selama menyelesaikan tantangan di setiap pos. Konsep ini dirancang agar peserta didik baru dapat mengenal tata letak lingkungan MAN Temanggung dengan cara yang interaktif, menyenangkan, sekaligus melatih kerja sama tim.
Usai menyelesaikan seluruh rangkaian permainan, peserta didik kembali ke kelas masing-masing untuk mengisi Profil Belajar Siswa (PBS) sebagai bagian dari pemetaan karakter dan kebutuhan belajar.
Selepas istirahat kedua, suasana madrasah semakin semarak dengan digelarnya Pentas Seni yang menampilkan perwakilan dari seluruh 12 kelas peserta didik baru. Beragam penampilan kreatif, mulai dari tari, menyanyi, seni beladiri, hingga pertunjukan lainnya, berhasil memukau para guru, panitia, dan peserta yang hadir. Pentas seni ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengekspresikan bakat sekaligus mempererat kebersamaan antarkelas.
Rangkaian kegiatan hari itu kemudian ditutup dengan demo organisasi yang diikuti oleh OSIS, UKIS, dan MPK. Antusiasme peserta didik baru terlihat tinggi selama sesi berlangsung. Usai demonstrasi organisasi, masing-masing organisasi secara resmi membuka rekrutmen anggota baru, memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mulai berpartisipasi aktif dalam kehidupan organisasi di MAN Temanggung.
Rangkaian terakhir MATAMUDA berlangsung pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan diawali dengan apel pagi, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Anti-Bullying pada papan buletin sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Penandatanganan ini menjadi simbol tekad peserta didik baru dalam membangun budaya yang bebas dari segala bentuk perundungan.
Selanjutnya, seluruh peserta didik mengikuti Khotmil Al-Qur’an yang dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas MAN Temanggung. Kegiatan ini menjadi momen refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual sebagai bekal dalam menjalani kehidupan di lingkungan madrasah.
Usai kegiatan di masjid, peserta didik melaksanakan implementasi Program ASRI dan Ekoteologi di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, serta memahami bahwa menjaga alam merupakan bagian dari nilai-nilai keagamaan yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, pada pukul 10.30 WIB dilaksanakan upacara penutupan MATAMUDA 2026. Upacara tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pengenalan lingkungan madrasah yang telah berlangsung selama sepekan. Dengan berakhirnya MATAMUDA, peserta didik baru diharapkan telah mengenal lingkungan MAN Temanggung dengan lebih baik, memahami nilai-nilai yang dijunjung madrasah, serta siap melangkah sebagai bagian dari keluarga besar MAN Temanggung.
“Di penutupan ini akan menyampaikan pesan, guru menyampaikan pesan yang harus dijalankan. Ada tiga kewajiban day to day yang harus kalian laksanakan, yaitu istiqomah beribadah, berbakti kepada orang tua, kemudian belajar dan mengaji,” ujar Jakfar Sodiq, S.Pd.I., M.Pd., dalam amanatnya.
Pesan tersebut menjadi penutup yang sarat makna sekaligus pengingat bahwa keberhasilan seorang peserta didik tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari karakter, akhlak, dan kebiasaan baik yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai penanda berakhirnya rangkaian MATAMUDA, seluruh peserta didik baru secara simbolis melepaskan tanda pengenal yang telah mereka kenakan selama masa pengenalan lingkungan madrasah. Momen sederhana namun penuh makna tersebut menandai berakhirnya status mereka sebagai peserta MATAMUDA. Sejak saat itu, mereka resmi menjadi bagian dari keluarga besar MAN Temanggung, siap menapaki perjalanan baru sebagai peserta didik dengan semangat, tanggung jawab, dan harapan untuk meraih masa depan yang gemilang.
Berakhirnya MATAMUDA bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari langkah baru bagi seluruh peserta didik MAN Temanggung. Melalui rangkaian kegiatan yang telah dilalui selama sepekan, diharapkan setiap peserta didik mampu mengamalkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan semangat belajar dalam kehidupan sehari-hari. Semoga pengalaman yang diperoleh selama MATAMUDA menjadi bekal untuk terus bertumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, serta mampu membawa nama baik MAN Temanggung di mana pun mereka berada.