Dalam rangka hari ulang tahun ke-48, MAN Temanggung menggelar perayaan dengan menampilkan tema keberagaman budaya Nusantara. Acara ini melibatkan seluruh warga sekolah dan bertujuan untuk mengembangkan kreativitas para siswa melalui berbagai perlombaan. Acara digelar di Gedung Serba Guna MAN Temanggung pada hari Senin, [20/04/2026].
Pada kesempatan kali ini, acara dibuka oleh Zaid Yusa Al-Ghifari bersama Cellovelga Rajwa selaku pembawa acara. Dilanjut pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Muhammad Zaki Hisyam Wardana dari kelas XF, yang kemudian disambung dengan menyanyikan bersama lagu Indonesia Raya, Hymne Madrasah, dan Mars Madrasah.
Rangkaian acara berikutnya diisi dengan sambutan-sambutan, yang diawali dengan prakara oleh Kevin Arkan kemal selaku ketua panitia. Lalu disambung dengan sambutan sekaligus pembukaan acara HUT MAN Temanggung ke-48 oleh kepala madrasah, Ali Masyhar S.Ag., M. Si.
Acara resmi dibuka setelah pemotongan tumpeng oleh Kepala Madrasah sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.. Setelah pemotongan tumpeng, ada sebuah acara khusus di mana beberapa guru yang hampir purnakarya dipanggil ke atas panggung untuk diberi penghormatan.
Selanjutnya acara intipun dimulai, beberapa cabang lomba yang diantaranya adalah hias tumpeng, fasion show kepahlawanan, dan Temanggung Culture Day mulai dilaksanakan. Sementara untuk perlombaan Ajang Kreativitas Siswa dimulai setelah lomba fashion show berakhir.
Pada perlombaan fasion show, para peserta tampil memukau dalam balutan busana pahlawan perjuangan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah. Kemeriahan pun berlanjut saat memasuki area Culture Day yang diikuti dengan antusias oleh siswa kelas 10 dan 11. Dengan semangat kewirausahaan, stan-stan estetik berdiri rapi menjajakan warisan kuliner khas Temanggung, mulai dari manisnya Jenang yang legit, Sego Gono yang otentik, hingga kelembutan Kue Talam.
Panggung utama pun tak kalah membara saat dibuka secara spektakuler oleh penampilan Modern Dance yang enerjik. Koreografi yang tajam nan elegan tersebut langsung membakar semangat penonton, yang kemudian disambung dengan rentetan kesenian menarik lainnya. Acara ini ditutup secara memukau oleh Kesenian Warok MAN Temanggung.
Melalui acara ini, terselip harapan besar bagi seluruh siswa-siswi MAN Temanggung agar semangat kreativitas dan kecintaan terhadap budaya yang telah dikobarkan hari ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga kegiatan ini menjadi batu lonceng bagi generasi muda untuk terus berinovasi dalam dunia kewirausahaan tanpa melupakan jati diri bangsa. Ke depannya, diharapkan siswa-siswi MAN Temanggung semakin percaya diri dalam menunjukkan bakatnya, tetap solid dalam berorganisasi, serta mampu menjadi pelopor perubahan yang menyatukan modernitas dengan kearifan lokal yang luhur.