MAN TEMANGGUNG – KULINTANG
Sabtu cerah yang berbahagia, Man Temanggung memperingati hari Isra’ Mi’raj. Isra’ Mi’raj adalah peristiwa penting dalam sejarah Islam, yaitu perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dalam satu malam dari Masjidil Haram (Mekkah) ke Masjidil Aqsa (Yerusalem) (Isra), lalu naik ke langit hingga Sidratul Muntaha untuk menerima perintah shalat lima waktu dari Allah SWT (Mi’raj), Sabtu[17/01/2026]
Di dalam gedung serba guna MAN Temanggung, kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mars Madrasah, dan hymne Madrasah. Selanjutnya sambutan ketua panitia, sekaligus ketua dari Majlis Ta’lim Nahdlatul Thulab MAN Temanggung yaitu Fatkhu Rizza. Yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan dari kepala madrasah yakni K.H Ali Masyhar, S.Ag., M.Si., dan dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwasanya seorang yang menghargai waktu, menggunakan waktu dengan baik, dan memanfaatkan waktu untuk hal-hal yang positif, maka masa depannya akan sesuai dan mengikuti apa yang ia lakukan di masa lalu. Dalam sambutannya beliau menyampaikan,
“Waktu laksana sebilah pedang, jika kamu tak bisa menghabiskan waktu dengan baik maka masa depan mu akan hancur di terjang di belah-belah oleh waktu itu sendiri”. Ucapnya mengingatkan kita untuk senantiasa menghargai waktu. Ia berharap para siswa dapat tumbuh dengan masa depan yang cerah atas waktu yang telah ia hargai sebelumnya, tumbuh dengan tidak merasakan pahitnya penyesalan karena menyia-nyiakan waktu.
Memasuki kegiatan utama setelah motivasi dari kepala Madrasah, materi disampaikan oleh Dr. Ahmad Sultoni, M.pd. dan Dra. Siti Asdiqah, M.si., sebagai pemateri utama. Dr. Ahmad Sultoni, M.pd. memberikan pelajaran yang berharga perihal sholat, bahwasanya ternyata dalam sholat terdapat sangat amat banyak manfaat. Dan tanpa kita sadari sering sekali kita mengabaikan manfaat dari sholat, baik itu bagi jasmani maupun rohani.
Beliau juga menyampaikan, yang hebat bukan kita namun apa yang melindungi kita, serapuh apapun kandangnya jika isinya adalah singa kandang tersebut akan terlihat lebih kuat daripada yang berisi kucing di dalamnya. Di sampaikan juga ketika kita memiliki sebuah impian maka haruslah kita berusaha untuk mewujudkan apa yang kita impikan. Sesulit apapun, selama apapun itu, kita tetap harus mengusahakannya menjadi terwujud. Ditunjukkan dengan beberapa contoh film pendek yang mencerminkan hobi dan kelebihan manusia yang sesuai dengan kelebihan darinya.
Sementara pemateri kedua yaitu Dra. Siti Asdiqah, M.si., sangat menegaskan betapa pentingnya sholat 5 waktu adalah kewajiban kita yang tidak boleh di tinggalkan. Bahwa dengan melakukan kewajiban sholat 5 waktu kita juga secara langsung telah menghargai waktu, melaksanakan apa yang memang harus dilakukan, serta memenuhi tuntutan dari Allah SWT. Setelah di ringankan dari yang sebelumnya 50 hingga menjadi 5 waktu maka sebagai insan yang bertakwa haruslah kita menjalankan ibadah tugas kita.
Dengan penekanan spiritual agamis tentang pentingnya sholat, membenahi diri, dan bersungguh-sungguh dalam mewujudkan impian, diharapkan dapat timbul kesadaran diri akan pentingnya kewajiban itu. Menata masa depan dengan tidak membuang waktu, dan senantiasa mengingat Allah kapanpun.